Stroke & Hipertensi Habiskan Ribuan Triliun Rupiah
Dibaca: 1222 kali

Dalam seminar bertajuk eHealth and mHealth for Non-Communicable Disease disebutkan bahwa Penyakit tidak menular seperti stroke,hipertensi,dan diabetes mendominasi 10 penyebab kematian utama di Indonesia dengan prosentase yang meningkat setiap tahun. Biaya yang dikeluarkan hingga ribuan triliun rupiah per tahun baik yanag dibiayai melalui Jaminan Kesehatan Nasional maupun melalui pembiayaan pribadi.
 
Untuk mengatasi PTM (Penyakit tidak menular) tersebut disarankan segera mengkonsumsi Cuka Buah Omah Semut beserta kapsul herbal dan Sereal Semut sehingga secara simultan akan bekerja dengan efektif.
 
Untuk informasi lebih lanjut hubungi
WA : 08179531717 / BB : 74d47e54 
 
 

TEMPO.COJakarta -Stroke menjadi pembunuh nomor wahid di Indonesia. Menurut hasil survei Sample Registration Survei 2014, yang dirilis Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes), Rabu pekan lalu, stroke menduduki peringkat pertama dari 10 penyebab kematian dengan persentase sebesar 21,1 persen.

Berturut-turut di bawahnya adalah kematian karena penyakit jantung dan pembuluh darah (12,9 persen), komplikasi diabetes militus (6,7 persen), tuberkulosis (5,7 persen), komplikasi tekanan darah tinggi (5,3 persen), penyakit paru kronik (4,9 persen), penyakit hati (2,7 persen), kecelakaan lalu lintas (2,6 persen), pneumonia (2,1 persen), dan gabungan diare serta gastroentritis karena infeksi (1,9 persen).

“Data dikumpulkan dari sampel yang mewakili Indonesia, meliputi 41.590 kematian sepanjang 2014. Pada semua kematian itu dilakukan autopsi verbal, sesuai pedoman Badan Kesehatan Dunia (WHO) secara real time oleh dokter dan petugas terlatih,” kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan, Tjandra Yoga Aditama, dalam rilisnya, Rabu pekan lalu. "Data ini menunjukkan peningkatan peringkat penyakit tidak menular (PTM)/penyakit degeneratif sebagai penyebab kematian di Indonesia." 
Stroke, yang bertengger di peringkat pertama, patut menjadi perhatian. Sebab, menurut Tjandra, pada 1990-an, stroke berada pada posisi keempat sebagai pembunuh terbanyak di Tanah Air. Laporan Riset Kesehatan Dasar 2013 menunjukkan bahwa stroke lebih banyak terjadi pada masyarakat dengan pendidikan rendah, tinggal di perkotaan, dan tidak bekerja.

Pada awal 1990-an, guru besar pulmonologi di Universitas Indonesia ini melanjutkan, penyakit jantung dan pembuluh darah belum masuk kategori pencabut nyawa terbesar. Namun, pada 2014, penyakit tersebut menjadi penyebab kematian kedua. Merujuk pada hasil Riset Kesehatan Dasar 2013, prevalensi penyakit jantung meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Tertinggi ada di kelompok umur 65-74 tahun. Perempuan Indonesia diketahui lebih banyak menderita penyakit jantung. 

Jangan pertaruhkan kesehatan Anda,segera konsumsi produk Omah Semut (Cuka Buah,Kapsul,Sereal) untuk mengantisipasi penyakit di atas.

Untuk informasi lebih lanjut hubungi

WA : 08156601736 / 089691305758