Komposisi BioSH (6/6)
Dibaca: 1232 kali

KOMPOSISI BioSH

 

Tiap ml BioSH mengandung :

 

Di dalam BioSH terkandung berbagai bahan seperti tersebut di bawah ini :

 

 

 

 

  • Herbal pilihan (Kacang Kedelai, Kacang Hijau, Beras Hitam & Merah,    Saledri, Wortel, Sayuran Organik lainnya, Jahe dan rempah pilihan lainnya _______________ ± 22%
  • Total sugar   ____________________________________________  ±   8%
  • Total Mikrobia (Lactobacilus acidophylus, L. plantarumL. sulivarius, Biffidobacterium logum, B. bifidum (LAB Bakteria) & Saccharomyces Sp., Rhizobium Sp. dll) __  ± 8 x 10CFU/cc

 

       Fungsi Mikrobia dalam BioSH :

 

  • Memecah serat kasar, menghasilkan enzym yang dapat mengurai selulosa, hemiselulosa, pectin dan lignin yang dilakukan oleh Biffidobacterium bifidumBiffidobacterium logum dan Lactobacillus acidophilus. Mempercepat dekomposisi bahan organik sehingga menjadi karbohidrat yang siap cerna. Meningkatkan absorbsi usus sehingga meningkatkan penyerapan pakan meningkatkan TDN, (Total Digestible Nutrient)
  • Menekan pertumbuhan cacing parasit (Fusarium dan cacing lain yang merugikan)
  • Meningkatkan absorbsi mineral. Membantu pemecahan protein ( oleh enzyme proteolitic = protease ) sehingga membantu pemecahan protein menjadi asam amino
  • Menekan pertumbuhan bakteri pathogen melalui adanya jamur Aspergillus nigerPenicillium sp dan Actinomycetes menghasilkan zat anti yang dapat menekan pertumbuhan bakteri pathogen
  • Mengurangi bau busuk oleh Saccaromyces cereviceae yang menghalau  H2S dan amoniak. Juga mengurai molekul dengan ikatan kimia yang panjang menjadi lebih sederhana sehingga siap dicerna (misalnya karbohidrat menjadi glukosa/gula)
  • Menekan produksi Volatile Fatic Acid (VFA) yang dilakukan oleh Biffidobacterium bifidum dan Biffidobacterium logum yang mampu mengurangi phenol dan senyawa VFA lainnya. Menekan pembentukan toxin melalui kerja sama antara Lactobacillus acidophilusBiffidobacterium, bifidum dan Biffidobacterium logum sehingga dapat menekan bakteri penghasil toxin (misalnya Chlostridium)

   

Fungsi Mineral Organik dalam BioSH :

·         Pembentukan tulang dan sendi (Bone and joint formation): Ca, P, Mg, B

·         Sistem reproduksi (Reproduction system): P, K, Mg, Cu, Mn, Zn

·         Sistem Imun/pertahanan (Immune system): Cu, Mn, Fe, Zn, Se

·         Fungsi hormon dan enzim (Hormon and enzym function): K, Mg, Cu, Mn, Fe, Zn

·         Pembentukan darah (Blood production): Fe, Cu

·         Produksi energi (Energy production): P, Mg, Mn

 

Ca= kalsium; P= fosfor; Mg= magnesium; B= boron; K= kalium; Cu= tembaga; Mn= mangan; Zn= seng; Fe= besi; Se= selenium. 

 

Fungsi Vitamin dan Antioksidan dalam BioSH :

·         B1 (Thiamine): berfungsi memelihara sistem syaraf bersama Mg, Fe, nicotinamide, pyridoxine, folacin, cobalamin, tyrosine, tryptophan, dan antioksidan.

·         B3 (Nicotinamide), B6 (Pyridoxine), B9 (Folacin), B12 (Cobalamin): merupakan grup vitamin B yang mempunyai fungsi khusus dalam metabolisme protein sehingga sangat penting dalam pembentukan massa otot/daging dan pembentukan telur pada unggas.

·         B7 (Biotin): berfungsi memelihara kesehatan bulu, rambut, kulit, dan kuku bersama Cu.

·         Antioksidan yang terdiri dari vitamin A, C, E, Super Oxide Dismutase (SOD), katalase, Glutathione, Asam lipoat (Lipoic Acid): berfungsi menangkap radikal bebas sehingga unggas menjadi lebih sehat, tidak mudah sakit, dan menunjukkan performa yang baik. Antioksidan juga dapat meningkatkan potensi imunitas bersama Cu, Mn, Fe, Zn, dan Se.

 

Fungsi Enzim-enzim dalam BioSH :

berfungsi untuk membantu pencernaan dan melepaskan nutrisi yang terjebak dalam komponen pakan.


Fungsi Asam organik (Organic Acids) dalam BioSH :

Asam organik (organic acid) memberikan efek positif terhadap ternak termasuk pada Ayam Petelur. Asam organik yang berasal dari, tumbuhan, maupun mikroorganisme di alam dikatehui dapat mengontrol mikroorganisme yang berbahaya pada organ pencernaan dan pernapasan unggas.

Terdapat kurang lebih 60 jenis asam organik misalnya asam propionate (propionic acid), asam fumarat (fumaric acid), asam sitrat (citric acid), dan sebagainya. Asam organik (organic acid) dapat menstimulasi fungsi kekebalan spesifik dan non spesifik pada saluran pencernaan.

Selain itu, asam organik (organic acid) dapat memperbaiki komposisi mikroflora dalam saluran pencernaan sehingga dapat mencegah ancaman dari mikroorganisme patogen (penyebab penyakit). Asam organic (organic acid) menghambat pertumbuhan bakteri dengan cara mengganggu transportasi pada membrane sel sehingga dapat mencegah bakteri mencapai keseimbangan (menyesuaikan diri) dengan lingkungan.

Fungsi lain dari asam organik (organic acid) adalah dapat menurunkan pH pada lambung dan usus sehingga bermanfaat dalam mencegah berkembangnya mikroorganisme merugikan (misalnya bakteri yang tidak tahan asam atau acid-intolerant bacteria). Rendahnya pH lambung juga bermanfaat dalam mempercepat konversi dari pepsinogen menjadi pepsin sehingga dapat meningkatkan laju penyerapan (absorpsi) protein dan mineral. Sebagai tambahan, asam organic (organic acid) dapat menghambat pertumbuhan mikroorganisme pada makanan.

 

 

CARA PENGGUNAAN

 

Campuran Air Minum

Pemberian air minum dengan sistem otomatis :

 

Pada Fase Starter & Grower / Rearing Period ( Minggu ke-1 sampai 15 ), :

1-2 ml BioSH per liter air minum, diberikan selama 6-8 jam / hari ( Waktu pagi hari ), Setiap 2-3 hari sekali

 

Pada Fase Layer / Laying Period ( Minggu ke-16 sampai 80 ) :

2-3 ml BioSH per liter air minum, diberikan selama 6-8 jam / hari ( Waktu pagi hari ) , Setiap 2-3 hari sekali

 

Untuk informasi lebih lanjut hubungi :

 

Kraton Semut

 

 

WA :

0896 9130 5758 / 0817 953 1717

BB :

7FD0DF7A / 74D47E54